Bagusin Labs ยท QA automation
Tempel PRD, keluar test case yang jalan sendiri.
Menulis test case itu pekerjaan yang semua tim tahu penting dan hampir semua tim tunda. SixSeven AI kami bangun supaya pekerjaan itu tidak perlu ditunda lagi.
Situasinya
Setiap rilis butuh pengujian. Dokumen kebutuhan (PRD) sudah menjelaskan perilaku yang diharapkan, tapi mengubahnya jadi test case dan skrip otomatis adalah kerja manual berjam-jam, dan skrip berbasis selector gampang patah tiap UI berubah.
Yang bikin repot
Test automation tradisional bergantung pada selector dan locator yang rapuh. Ganti satu komponen, separuh suite pengujian merah, dan timnya sibuk memperbaiki tes, bukan produk.
AI-nya melihat layar dan memakai aplikasi seperti manusia. Tanpa selector, tanpa locator.
Alurnya, sebelum dan sesudah
Berjam-jam per rilis, rusak lagi rilis berikutnya
Vision AI menjalankan tes di web dan Android
Yang kami bangun
- Analisis PRD jadi test case secara instan
- Generator skrip uji YAML: tap, input, assert, scroll
- Eksekusi otomatis di web (Chromium headless) dan Android (ADB)
- Laporan pengujian visual untuk tiap eksekusi
Cara kerjanya
- Tempel PRDTeks kebutuhan produk apa adanya, tanpa format khusus.
- AI menyusun tesTest case dan skrip YAML dihasilkan dari perilaku yang dijelaskan PRD.
- Vision AI mengeksekusiModel melihat layar dan berinteraksi seperti pengguna, bukan lewat selector.
- Laporan visualHasil tiap langkah terekam dan bisa diaudit.
Hasilnya
Jarak dari dokumen kebutuhan ke pengujian yang benar-benar berjalan memendek dari hitungan jam ke hitungan menit, dan tesnya tidak patah hanya karena UI berganti kulit.
Yang bisa dipetik
Ini contoh use case yang kami suka: AI dipakai untuk pekerjaan yang semua orang setuju membosankan, dengan keluaran yang bisa diverifikasi. Pola yang sama bisa dibawa ke proses QA di tempatmu.
Punya masalah serupa?
Sesi 30 menit. Kami bilang jujur apakah ini bisa dibagusin atau tidak.